Belajar Tilawati yang Mudah dan Menyenangkan
Assalamualaikum wr. wb.
Kali ini saya akan membahas tentang belajar tilawati dengan mudah dan menyenangkan. Kebanyakan orang awam yang belum bisa tentang tilawah tentunya, umat islam pasti menganggapnya sulit dan lebih banyak mengatakan bosan dan saya pun merasakannya sendiri. Tunggu dulu anggappan belajar tilawati tidak seperti itu setelah saya berkesempatan untuk mengikuti kelas tilawati yang di ajarkan langsung oleh orang hebat dari pesantren al-qur’an nurul falah Surabaya. Ada 3 orang yaitu Drs. H. Ali muaffa,Bpk Toha mahsun, S.Ag, dan Bpk Herisusandi, S.Ag. pertama meraka menjelaskan tentang hadits yang berbunyi “orang yang paling baik adalah orang yang membaca Al-qur’an dan mengajarkannya”. Kemudian beliau menerangkan ayat Al-qur’an bahwasanya mempelajari Al-qur’an itu mudah yaitu QS. Al-Qamar[54]:17,22,32&40.Allah swt meyakinkan pada umat muslim bahwa belajar itu mudah.
Tilawati merupakan salah satu metode praktis dan efisien dalam belajar Al-Qur’an untuk semua kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam tilawati membaca Al-Qur’an terasa mudah dan menyenangkan dengan melagukan Al-Qur’an. Manfaat lagu dalam membaca Al-Qur’an adalah bacaannya menjadi indah dan mudah di ingat. Dalam pembahasan ini lagu yang digunakan adalah lagu rost. Karena lagu ini mudah dan sederhana untuk semua kalangan. Bpk. Toha Mahsun,S.Ag mengajari kami melagukan Al-Qur’an dengan lagu rost dan kami semua memperaktekan lagu rost tersebut satu persatu dan bergantian.
Dalam materi selanjutnya Bpk. Hari Susandi, S.Ag mengajarkan metode bagaimana mengajarkan tilawati dan menjadi guru tilawsti yang baik menggunakan macro teaching. Tidak lupa beliau juga menjelaskan tahapan macro teaching, yaitu :
1. Salam
2. Menyapa Santri/Siswa
2. Menyapa Santri/Siswa
3. Doa Pembuka (ta’awud dan basmalah)
4. Praga (Klasikal : Teknik sesuai pertemuan, 1 halaman sebagai contoh)
5. Buku, diawali klasikal (T2, Baca Simak, 2 Putaran) dan diakhiri klasikal T3 untuk pemantapan6. Prosentasi kelancaran (lanjut/ulang)
7. Doa penutup (Hamdalah)
8. Salam Perpisahan
Saya mengutip salah satu artikel yaitu http://www.terapishalatbahagia.net yang artikelnya berjudul “sound healing,sembuhkan dengan Al-Qur’an. Karangan dosen saya mata kuliah studi Al-Qur’an yaitu prof. Dr. moh. Ali aziz, M.Ag, berikut ulasan beliau:
Jika music tanpa energi ilahiah bisa memberikan penyembuhan, maka ayat-ayat Al-Qur’an lebih dasyat pengaruhnya sebab setiap huruf yang di dengar oleh telinga mengandung minimal 10 energi positif.
Jadi dapat saya simpulkan bahwa belajar tilawati tidak membosankan dan banyak manfaatnya. Jadilah orang terbaik dengan belajar atau mengajarkan Al-Qur’an.
sekian dari saya yang dapat saya sampaikan saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya :) Wasalamualaikum Wr. Wb.



Mantap ����
BalasHapus